Senin, 26 Desember 2016

LOGIKA FUZZY


Logika fuzzy adalah suatu proses pengambilan keputusan aturan yang bertujuan untuk memecahkan masalah, dimana sistem tersebut sulit untuk dimodelkan atau terdapat ambiguitas dan ketidak jelasan yang berlimpah. Sistem logika fuzzy terdiri dari himpunan fuzzy dan aturan fuzzy.subset fuzzy merupakan himpunan bagian yang berbeda dari variable input dan output. Aturan fuzzy berhubungan dengan variabel masukan dan  variabel output melalui subset. Meskipun dunia Barat pada awalnya tidak menerima logika fuzzy dan ide fuzzy, hari ini logika fuzzy diterapkan dalam banyak sistem. Dalam riset ini, sistem pelacakan surya diimplementasikan menggunakan logika fuzzy. Langkah-langkah bagaimana membuat serta gambaran tentang bagaimana kerja sistem fuzzy dijelaskan dalam artikel ini.

Kata kunci: fungsi keanggotaan, grayness, subset fuzzy, fuzzification, aturan fuzzy, defuzzifikasi, Fuzzy Teorema Aproksimasi (FAT), angka fuzzy, dan sistem fuzzy

Pendahuluan

Manusia yang belum pernah mengenal logika fuzzy pasti akan mengira bahwa logika fuzzy adalah sesuatu yang amat rumit dan tidak menyenangkan. Namun, sesekali seseorang mulai mengenalnya, manusia itu pasti akan sangat tertarik dan akan menjadi pendatang baru untuk ikut serta mempelajari logika fuzzy. Logika fuzzy dikatakan sebagai logika baru yang lama, sebab ilmu tentang logika fuzzy modern dan metodis baru ditemukan beberapa tahun yang lalu, padahal sebenar n ya konsep tentang logika fuzzy itu sendiri sudah ada pada diri kita sejak lama.

Alasan digunakan nya Logika Fuzzy
Ada beberapa alasan mengapa orang menggunakan logika fuzzy, antara lain:
1.    Konsep logika fuzzy mudah dimengerti. Konsep matematis yang mendasari penalaran fuzzy   sangat sederhana dan mudah dimengerti.
2.    Logika fuzzy sangat fleksibel.
3.    Logika fuzzy memiliki toleransi terhadap data-data yang tidak tepat.
4.    Logika fuzzy mampu memodelkan fungsi-fungsi nonlinear yang sangat kompleks.
5.    Logika fuzzy dapat membangun dan mengaplikasikan pengalaman-pengalaman para pakar secara langsung tanpa harus melalui proses pelatihan.
6.    Logika fuzzy dapat bekerjasama dengan teknik-teknik kendali secara konvensional.
7.    Logika fuzzy didasarkan pada bahasa alami.

Sejarah

Sejarah logika fuzzy tidak terlepas dari perkembangan logika konvensional. Perkembangan logika tidak terjadi dalam waktu yang sangat singkat. Kesimpulan telah mengambil evolusi selama ribuan tahun. Ide dasarnya tetap sama, tetapi metode yang di pergunakan yang mengalami perkembangan.

Aristoteles beliau adalah seseorang yang sangat ahli sekali tenatang filsafat yunani yang sering disebut sebagai bapak logika, lebih tepat nya logika biner. Aristoteles bukanlah penemu logika, tertapi ia adalah orang pertama yang memulai menulis ide – ide dan aturan yang kemudian sering disebut proses logika. Aristoteles mendeskripsikan apa sekarang kita kenal dengan metode silogisme. Silogisme adalah sebuah argument, sementara argument adalah pernyataan yang digunakan ketika kita mendeskripsikan sesuatu secara logis. Sejak saat itu logika dipakai sebagai pemodelan proses pengambilan kesimpulan manusia.

Logika biner dipakai ketika kita ingin mengevaluasi dengan kategori benar atau salah. Logika biner dapat berlaku dengan baik jika diterapkan pada hal yang dapat dibedakan dengan jelas batas – batas nya.

Plato mengindikasikan adanya daerah ketiga yang terletak diantara benar dan salah. Perkembangan logika mengalami masa transisi ketika pada tahun 1854 George Boole menciptakan sistem aljabar dan teori himpunan yang dapat dikaitkan secara matematis dengan dua nilai logika. Ada 4 operasi dasar logika biner yaitu operasi AND, OR, EX-OR dan IMPLIKASI. Setiap operasi logika biner menyatakan pengelompokan aturan sederhan yang terdiri dari 2 input. Operasi logika tersebut dapat dinyatakan dalam tabel1.1 sebagai berikut.

Table 1.Table Operasi Logika
A
B
A.B
A+B
A-B
A~>B
1
1
1
1
0
1
1
0
0
1
1
0
0
1
0
1
1
1
0
0
1
0
0
1


Jadi jika suatu operasi memenuhi aturan operasi logika biner, makan nilai logika akan menghasilkan output benar atau 1. Jika tidak memenuhi aturan operasi akan menghasilkan nilai salah atau 0. Selain itu operasi logika biner harus memenuhi output dari satu operasi dapat dipakai sebagai input operasi selanjutnya. Pembatasan ini menjaga agar hasil operasi OR ( penjumlahan ) tetap menghasilkan nilai output 1 atau 0. Karna tanpa adanya pembatasan opersi akan dapat menghasilkan penjumpahan output bernilai 2.

Logika Fuzzy

Logika fuzzy adalah konseptual mudah di pahami dan memiliki pendekatan alami. Logika fuzzy fleksibel dan dapat dengan mudah ditambah dan disesuaikan, hal ini sangat toleran terhadap data yang tidak tepat dan terhadap data yang tidak tepat dan terhadap model yang nonlinier / kompleksitas sedikit. Ada tiga komponen utama dari sistem fuzzy: set fuzzy, aturan fuzzy, dan bilangan fuzzy.


Ada sekelompok perangkat yang kita ketahui yaitu kendaraan. Perangkat ini mungkin termasuk truk, pesawat, bus, mobil, sepeda, skuter, atau motor. Apa yang saya anggap kendaraan yang akan bisa menjadi sesuatu yang sangat berbeda dari apa yang orang lain anggap. Yang benar – benar kendaraan atau tidak ? beberapa tampak lebih dekat dengan gagasan kita tentang sebuah kendaraan dan bukan kendaraan. Logika fuzzy mengatakan bahwa untuk gelar masing masing perangkat ini adalah kendaraan. Beberapa merupakan lebih dari yang lain tetapi semua semua jatuh dalam grayness antara kendaraan atau bukan kendaraan. Intinya adalah bahwa kendaraan kata singkatan untuk set fuzzy dan hal – hal yang termasuk dalam mengatur beberapa derajat.

Lambang fuzzy sebenarnya adalah symbol “Yin & Yang” symbol yin & yang, ditunjukan adalah sama hitam dan putih. Hal ini adalah keadaan yang paling fuzzy.



Bagaimana isi set fuzzy yang lebih kecil dan sebagainya, pertimbangkan kendaraan off-road. Sebuah kendaraan off-road adalah seperangkat kecil kendaraan. Setiap kendaraan off-road adalah kendaraan, tetapi tidak setiap kendaraan sebuah kendaraan off-road. Pertanyaan nya: kapan sebuah kendaraan adalah off-road ? sekali lagi ini adalah masalah derajat. Fuzzy set ini di kombinasikan dengan aturan aturan fuzzy membangun sistem fuzzy. Fuzzy set dapat diciptakan dari apapun.

Komponen yang dua adalah aturan fuzzy didasarkan pada pengetahuan manusia. Pertimbangan bagaimana alasan manusia dengan contoh sederhana: jika anda membawa payung untuk bekerja? Pertama, anda memiliki pengetahuan tengtang ramalan yaitu sekitar 70% kemungkinan hujan. Kedua, anda memiliki pemahaman tentang fungsi payung yaitu untuk membuat anda tetap kering ketika hujan. Dari sini anda dapat membuat aturan yang membimbing anda melalui keputusan, apa itu keputusan nya ? keputusan nya adalah jika hujan, anda akan mendapatkan basah. Jika anda mendapatkan basah, anda akan tidak nyaman ditempat anda bekerja. Jika anda menggunakan payung, anda akan tetap kering. Oleh karena itu,anda berhubungan satu hal atau peristiwa proses ke hal atau peristiwa dalam bentuk yaitu jika maka.












Referensi :
https://hindriyanto.wordpress.com/2011/04/29/sekilas-tentang-sejarah-logika-fuzzy/




[ REVIEW FILM ] REAL STEEL


Judul                           : Real Steel
Tanggal Rilis                : 6 Oktober 2011 ( Australia ). 7 Oktober 2011 ( Amerika serikat dan     kanada
Durasi                          : 127 menit
Sutradara                     : Shwan levy
Produser                      : Shawn levy, Susan Montford, & Don Murphy


The Ambush, robot terakhir sisa harapannya, harus kalah pada pertunjukan terakhir melawan banteng. Memaksanya untuk segera mencari pengganti sekaligus melunasi hutang-hutang.Kebetulan pada saat bersamaan di pengadilan, pemutusan hakim perkara hak asuh anak sedang dilaksanakan. Melihat hal itu, Charlie membuat perjanjian dengan ayah angkat Max, agar membayar 100.000 dollar.Dari situlah awal petualangan baru dimulai, antara ayah dan anak yang baru bertemu. Saling berdebat dan merasa paling benar. Charlie lagi-lagi harus menelan kekecewaan. Noisy Boy, robot baru yang dibeli dari uang perjanjian harus terbantai habis-habisan di atas ring. real steel synopsis.
Karena sudah tidak ada peluang untuk memiliki robot baru, Charlie dan Max menuju ke tempat pembuangan. Karena ketidakhati-hatiannya, Max terjatuh dan beruntung tersangkut di sebuah rongsokan lengan robot. Sebuah robot yang akan menjadi tolak balik kehidupan keduanya.Dari sisa onderdil Ambush dan Noisy Boy, dengan bantuan Bailey seorang teknisi, Robot bernama ATOM dari Generesi kedua keluaran tahun 2014 berhasil dihidupkan kembali.Meskipun bertubuh kecil, Atom yang digerakkan berdasarkan respon proteksi dari gerakan Max dan Charlie mampu menghajar lawan-lawannya yang lebih besar. Akhirnya, taruhan demi taruhan berhasil dilalui, Atom semakin terkenal di kalangan pertandingan tinju antar robot.Sampai akhirnya, mereka menuju ke pentas pertandingan tinju bergengsi di dunia. Sebuah ajang pertarungan antar robot dengan teknologi terbaru di WRB.

Referensi :


Minggu, 16 Oktober 2016

Peng. Teknologi Sistem Cerdas


SISTEM PAKAR DIAGNOSA PENYAKIT SALURAN
PERNAFASAN YANG DIPICU PENGGUNAAN AIR CONDITIONER (AC) DENGAN METODE DEMPSTER SHAFER


Jurnal:  RANCANG BANGUN SISTEM PAKAR DIAGNOSA PENYAKIT SALURAN      PERNAFASAN YANG DIPICU PENGGUNAAN AIR CONDUTIONER (AC) DENGAN METODE DEMPSTER SHAFER 
Oleh:  Novy Akti Handayani Dan Irawan Dwi Wahyono
Dari:  Teknik Informatika, Universitas Kanjuruhan Malang



Abstrak
Sistem pakar adalah sistem yang didesain dan diimplementasikan dengan bantuan  bahasa pemrograman terten tu untuk dapat menyelesaikan masalah seperti yang dilakukan oleh  para ahli. Salah satu penerapan sistem pakar dapat digunakan untuk diagnosa penyakit saluran
pernafasan yang dipicu penggunaan Air conditioner (AC). Penyakit saluran pernafasan merupakan seke lompok penyakit kompleks dan heterogen yang disebabkan oleh berbagai
penyebab dan dapat mengenai setiap lokasi di sepanjang saluran nafas. Penyakit saluran
pernafasan merupakan salah satu penyebab utama kunjungan pasien ke sarana kesehatan.
Metode dempster shafer merupakan metode penalaran  non monotonis  yang digunakan untuk
mencari ketidakpastian akibat adanya penambahan maupun pengurangan fakta baru yang akan
merubah aturan yang ada, sehingga metode  dempster shafer  memungkinkan seseorang aman
dalam melaku kan pekerjaan seorang pakar, sekaligus dapat mengetahui probabilitas atau
presentase dari penyakit yang mungkin diderita. Hasil uji coba 10 kasus didapatkan persentase
sebesar 100% nilai kebenaran antara perhitugan manual dan sistem dari prediksi diagnosa  yang sesuai dengan pengetahuan yang dimiliki oleh pakar. Sehingga dapat disimpulkan bahwa
sistem pakar yang telah dibangun dapat digunakan untuk mendiagnosa penyakit saluran pernafasan yang dipicu penggunaan  Air conditioner (AC) dengan metode dempster shafer.
                                                               
Kata Kunci : Sistem Pakar, Penyakit Saluran Pernafasan, Metode Dempster Shafer



BAB I
PENDAHULUAN

1              Pendahuluan
      1.1  Latar Belakang
Penyakit saluran pernafasan merupakan penyakit yang masih menjadi masalah dalam kesehatan masyarakat, diderita oleh anak-anak sampai dewasa. Penyebab penyakit saluran pernafasan terdiri dari 300 jenis jamur, virus dan bakteri. Penyebaran jamur, virus dan bakteri tersebut bisa melalui pertukaran udara saat bernafas. Salah satu faktor pemicu penyakit saluran pernafasan yaitu penggunaan Air Conditioner(AC). Air Conditioner (AC) yang jarang dibersihkan dan dalam keadaan kotor akan menjadi tempat nyaman bagi mikroorganisme untuk berkembang berbiak. Kondisi tersebut mengakibatkan kualitas udara dalam ruangan menurun dan tercemar sehingga secara berlanjut dapat mengeluarkan bahan polutan berupa jamur, virus dan bakteri yang dapat menimbulkan berbagai gangguan kesehatan salah satunya penyakit saluran pernafasan.
Dampak pencemaran udara dalam ruangan ber- Air Conditioner (AC) terhadap organ tubuh yang berhubungan langsung dengan udara berupa infeksi pada saluran pernafasan seperti batuk, kesulitan bernafas, sakit tenggorokan, demam, nafas berbunyi mengi, sesak nafas, dan nyeri dada yang merupakan gejala penyakit saluran pernafasan. Selama ini dokter dalam mendiagnosa pasien secara manual yaitu pasien menjelaskan gejala - gejala yang dirasakan, sehingga terkadang masih terjadi kekurangan dalam mendiagnosa pasien. Perlu dibangun suatu sistem pakar tentang penyakit saluran pernafasan yang dipicu penggunaan Air Conditioner(AC) untuk memperoleh suatu solusi berdasarkan diagnosa dini penyakit yang diderita. Proses pelacakan kesimpulan terkadang mengalami faktor penghambat karena adanya perubahan terhadap pengetahuan yang menyebabkan proses penentuan kesimpulan juga mengalami perubahan. Dalam sistem pakar hal ini disebut dengan faktor ketidakpastian dimana salah satu metode yang dapat digunakan yaitu metode dempster shafer yang memungkinkan seseorang aman dalam melakukan pekerjaan seorang pakar, sekaligus dapat mengetahui probabilitas atau presentase dari penyakit yang mungkin diderita.


1.2  Tujuan
Tujuan dari analisa kali ini untuk mengetahui apakah sistem pakar ini mampu membantu para Spesialis Dokter pernafasan untuk menentukan jenis penyakit pernafasan dan untuk mengetahui bagaimana cara kerja sistem pakar tersebut.

          1.3 Batasan masalah
1.      Apakah sistem pakar tersebut dapat membantu.
2.      Mengetahui metode apa yang digunakan sistem pakar tersebut.
3.      Mengetahui cara kerja sistem pakar tersebut.

BAB II
RINGKASAN JURNAL

Sistem pakar dari jurnal yang saya analisa adalah berbasis web atau android. Sistem pakar ini agar dapat dikembangkan cakupannya, sehingga dapat diperoleh gangguan kesehatan lain yang dapat dipicu oleh penggunaan Air Conditioner (AC). Penelitian lebih lanjut diharapkan dapat mengunakan metode yang berbeda misalnya menggunakan metode Bayes, atau Certainty Factor (CF), serta bisa membandingkan efisiensi serta akurasi dengan metode dempster shafer.
Pada metode dempster shafer dibutuhkan seorang pakar untuk menentukan sebuah nilai belief (kepercayaan) yang mempunyai nilai antara 0 sampai 1, kemudian dengan adanya nilai belief maka akan ada nilai plausibility (kemasukakalan) untuk mengetahui nilai kemungkinan hasil diagnosa penyakit dilakukan penghitungan nilai kemungkinan dengan menggunakan metode dempster shafer yang juga mempunyai nilai antara 0 sampai 1. Proses pengujian sistem berupa masukkan data gejala yang dialami pasien. Setelah  proses pengujian tersebut berhasil dilakukan, maka akan muncul hasil diagnosa berupa nomor registrasi, nama jenis kelamin, umur, alamat dan hasil kemungkinan penyakit yang dialami beserta presentase nilai dari penyakit yang diderita dimana berdasarkan pengujian tersebut.


                                                              BAB III
TINJAUAN PUSTAKA

Tujuan dari sistem pakar yang saya analisa sistem pakar adalah sistem yang  didesain dan diimplementasikan dengan bantuan bahasa pemrograman tertentu untuk dapat menyelesaikan masalah seperti yang dilakukan oleh para ahli. Diharapkan dengan sistem ini, orang awam dapat menyelesaikan masalah tertentu baik sedikit rumit ataupun rumit sekalipun tanpa bantuan para ahli dalam bidang tertentu (Suyoto, 2004).

Dalam jurnal yang saya analisa pun konsep dasarnya dari suatu sistem  pakar mengandung beberapa  unsur/elemen, yaitu keahlian, ahli, pengalihan keahlian, inferensi, aturan, dan kemampuan  menjelaskan. Keahlian merupakan suatu  penguasan pengetahuan dibidang tertentu yang didapatkan dari pelatihan, membaca atau pengalaman(Arhami, 2005).


BAB IV
PEMBAHASAN

Dalam perancangan sistem pakar yang saya analisa, yaitu Pengumpulan data dilakukan untuk memperoleh beberapa informasi yang berkaitan dalam pembuatan aplikasi sistem pakar diagnosa penyakit saluran pernafasan yaitu, berupa data gejala dan data penyakit. Data - data yang diperoleh selama proses pengumpulan data diperoleh dari hasil wawancara dengan seorang pakar yaitu dokter, perawat, dan didukung oleh buku, jurnal, serta browsing internet yang berhubungan dengan penyakit saluran pernafasan. Data - data tersebut yang kemudian diproses oleh sistem sehingga menjadi data input dan data output nya.

1.      Data Gejala
Data -  data gejala yang digunakan dalam sistem pakar penyakit saluran pernafasan yang dipicu penggunaan Air Conditioner (AC). Adapun data – data gejala tersebut dapat dilihat pada table dibawah ini. 

Kode Gejala
 Gejala
       G1
Badan terasa sakit teruma pada bagian punggung
       G2
Batuk berdahak kuning
       G3
Batuk berdahak putih
       G4
Batuk berdahak putih, kuningdan disertai darah
       G5
Batuk Berdahak  setelah 2-3 hari
       G6
Batuk kering
       G7
Batuk menetap lebih dari 1 bulan apabila sering menggunakan AC
       G8
Berkeringat pada malam hari tanpa sebab
       G9
Demam disertai menggigil ketika menggunakan AC terlalu dingin
       G10
Hidung mampet, meler dan bersin - bersin terlalu lama diruangan ber-   AC
       G11
Iritasi mata, mata berair, mata merah saat terpapar udara AC
       G12
Kesulitan bernafas
       G13
Nafas tersengal - sengal setelah terkena udara dari AC
       G14
Nafsu makan dan berat badan turun
       G15
Nyeri dada
       G16
Sakit kepala ketika terlalu lama diruangan ber - AC
       G17
Sakit tenggorokan
       G18
Sakit di dada
       G19
Sesak nafas saat menggunakan AC
       G20
Sesak nafas kumat - kumatan
       G21
Sesak nafas setelah melakukan aktifitas berat
       G22
Suara nafas mengi
       G23
Susah tidur
 Tabel 1 data Gejala



2.       Data Penyakit
         Jumlah penyakit saluran pernafasan yang diolah dala sistem pakar saluran pernafasan yang dipicu
penggunaan Air Conditioner (AC) ini ada 5 macam penyakit. Adapun data - data penyakit dapat dilihat
pada tabel dibawah ini.

Kode Penyakit
Nama Penyakit
P1
Asma
P2
Bronkitis
P3
Influenza
P4
Pneumonia
P5
TBC
Tabel  2 data Penyakit


 3.      Aturan Rule
        Basis aturan diambil dari tabel keputusan yang ada kemudian disusun dalam bentuk aturan (rule)
yang dapat dilihat pada tabel dibawah ini :

  
                     Aturan ( Rule )
                                   Kaidah Produksi ( AND )
                            R1                                                                     
      IF G3 AND G18 AND G19 AND G20 AND G22 THEN P1
                            R2
      IF G2 AND G5 AND G6 AND G12 THEN P2
                            R3                                                              
      IF G1 AND G9 AND G10 AND G11 AND G16 AND G17 THEN P3
                            R4
      IF G8 AND G13 AND G15 AND G21 THEN P4
                            R5
      IF G4 AND G7 AND G14 AND G23 THEN P5


                       Tabel 3 Aturan Rule


BAB V
KESIMPULAN
Setelah menganlisis, merancang dan menghasilkan sistem pakar untuk mendiagnosa penyakit saluran pernafasan yang dipicu penggunaan Air Conditioner (AC) maka dapat diambil kesimpulan :
1. Sistem pakar dengan metode Dempster - Shafer dapat dipergunakan untuk mendiagnosa penyakit   saluran pernafasan yang dipicu penggunaan Air Conditioner (AC) dengan masukkan berupa gejala yang dapat menghasilkan nilai perhitungan beserta penyakitnya.

2.  Hasil uji coba 10 kasus didapatkan persentase sebesar 100% nilai kebenaran antara perhitugan manual dan sistem dari prediksi diagnosa yang sesuai dengan pengetahuan yang dimiliki sistem pakar.


DAFTAR PUSTAKA