Kamis, 19 November 2015

KOMUNIKASI



Komunikasi
Pengertian komunikasi adalah suatu proses seseorang dimana beberapa orang, kelompok, organisasi, dan masyarakat menciptakan informasi komunikasi agar terhubung dengan lingkungan dan orang lain. Pada umumnya, komunikasi dilakukan langsung secara lisan yang dapat dimengerti oleh kedua belah pihak apabila kedua bahasa tidak dapat dimengerti oleh keduanya, komunikasi ini masih dapat dilakukan dengan menggunakan bahasa badan atau gerak gerik badan. Secara tidak langsung komunikasi itu suatu proses penyampaian informasi sebuah pesan dari satu pihak kepihak yang lain. Dalam organisasi juga membutuhkan  komunikasi dimana orang yang bekerja dalam organisasi saling mentransmisikan informasi dan menginterpretasikan artinyakomunikasi didalam organisasi diperoleh komunikasi yang efisien dan efektif sehingga tidak menimbulkan misscom ( miss communication ). Secara tidak langsung komunikasi yagn efisien sangat dibutuhkan karena sebagai proses dimana fungsi managemen seperti fungsi perencanaan, fungsi pengorganisasian, fungsi kepemimpinan, fungsi pengendalian dapat dicapai.

Proses dan Jenis Komunikasi
          Jika dimana didalam organisasi komunikasi tidak ada maka komunikasi tidak akan berjalan. Adanya komponen-komponen dalam komunikasi antara lain :
                Pengirim adalah seseorang yang mempunyai kebutuhan atau informasi serta mempunyai kepentinga mengkomunikasikan kepada orang lain.
Pengkodean adalah pengirim mengkodean informasi yang akan disampaikan ke dalam symbol atau isyarat.
Pesan yaitu dapat dalam segala bentuk biasanya dapat dirasakan atau dimengerti satu atau lebih dari indra penerima.
Saluran adalah cara mentrasmisikan pesan, misal kertas untuk surat, udara untuk kata-kata yang diucapkan.
Penerima adalah orang yang menafsirkan pesan penerima, jika pesan tidak disampaikan kepada penerima maka komunikasi tidak akan terjadi.
Penafsiran Kode adalah proses dimana penerima menafsirkan pesan dan menterjemahkan menjadi informasi yang berarti baginya. Jika semakin tepat penafsiran penerima terhadap pesan yang dimaksudkan oleh penerima, Maka semakin efektif komunikasi yang terjadi.
Umpan balik adalah pembalikan dari proses komunikasi dimana reaksi kominikasi pengirim dinyatakan.

         
Didalam organisasi sangat membutuhkan komunikasi. Adapun jenis jenis komunikasi dalam organisasi antra lain :
a.       Komunikasi formal dan informal
Komunikasi formal adalah komunikasi yang mengikuti rantai komando yang dicapai oleh hirarki wewenang. Komunikasi informal adalah komunikasi yang terjadi diluar dan tidak tergantung pada herarki wewenang. Komunikasi informal ini timbul karena adanya berbagai maksud, yaitu
- Pemuasan kebutuhan manusiawi,
- Perlawanan terhadap pengaruh yang monoton dan membosankan,
- Keinginan untuk mempengaruhi perilaku orang lain,
- Sumber informasi hubungan pekerjaan.
Jenis lain dari komunikasi informasi adalah adalah dasas-desusyang secara resmi tidak setuju. Desas-desus ini juga mempunyai peranan fungsional sebagai alat komunikasi tambahan bagi organisasi.
b. Komunikasi ke bawah, komunikasi ke atas dan komunikasi lateral
Komunikasi kebawah mengalir dari peringkat atas ke bawah dalam herarki. Komunikasi ke atas adalah berita yang mengalir darin peringkat bawah ke atas atas suatu organisasi. Komunikasi lateral adalah sejajar antara mereka yang berada tingkat satu wewenang.

c. komunikasi satu arah dan dua arah
Komunikasi satu arah, pengirim berita berkomunikasi tanpa meminta umpan balik, sedangkan komunikasi dua arah adalah penerima dapat dan memberi umpan balik.
Bagaimanapun juga keefektifan komunikasi organisasi dipengaruhi beberapa factor diantaranya :
1.      Saluran komunikasi formal
2.      Sruktur wewenang


Contoh kasus komunikasi
Anak dengan Ibu pada umum nya dalam komunikasi yang terjadi ibu dengan anak nya sudah terjadi sejak sang ibu mengandung anaknya tersebut. Secara tidak langsung terjadi semacam kontak batin anak dan ibunya dan juga fisik yang dirasakan oleh sang ibu melalui kontruksi sang anak melalui gerakan anak didalam perut ibu dengan sijabang bayi. Disitulah letak menarik nya komunikasi ibu dan anak tersebut karena sudah terjadi sejak awal awal masa mengandung.
Maka dari itu jika tidak adanya darah yang terjalin antara sang ibu dan anak yang dikandung nya maka dengan kata lain anak itu merupakan anak angkat atupun  anak tiri, dalam perkembangannya akan berbeda dengan komunikasi yang terjadi antara ibu yang melahirkan anak kandung dari rahimnya lalu dibesarkan sampai menjadi manusia dewasa.
Namun lebih yang spesifik membahas komunikasi ibu dan anak saat si anak memasuki masa masa remaja dimana saat remaja sianak ingin menemukan jati dirinya dengan melalui lingkungan disekitarnya, pada diusia mencari jati diri ini masih memiliki rasa sifat labil yang masih melekat oleh sang anak serta masa masa transisi dimana si anak mulai menemukan banyak hal baru dari lingkungan yang dilihatnya sangat menarik disitulah banyak hal baru yang sebelumnya tidak mereka ketahui saar masih anak anak. Maka dari itu komunikasi antara ibu dan anak sangatlah penting karena peran seorang ibu sangatlah penting di saat saat sang anak melaui masa remajanya.


Cara komunikasi dengan efektif dan tidak efektif
Komunikasi yang efektif secara tidak langsung harus memiliki keterampilan mendengarkan dan bertanya. Dalam proses berkomunikasi, seseorang harus mampu mendengarkan dan memahami dengan baik, kemudian mengajukan pertanyaan pertanyaan yang saling memiliki keterkaitan dan mengarah pada solusi untuk masing masing kedua belak pihak yang secara tidak langusng senang berkomunikasi. Tujuan utama dalam komunikasi yang efektif adalah win win solution. Tak ada satupun orang yang mau disalhkan, inilah konsep dasar dari komunikasi efektif. Maka dari itu komunikasi yang efektif itu jika masing masing pihak baik penyampaian maupun penerima komunikasi dapat menerima dengan baik dan jelas serta memahami komunikasi ke dua belah pihak maka akan menghasilkan perubahan sikap yang diinginkan. Sedangkan komunikasi yang tidak efektif tentu adalah sebaliknya.

Contoh komunikasi efektif ada seorang anak sedang bermain play station, sedangkan ia besok harus menghadap uts. Maka sang ibu mendekati anaknya tersebut dengan kasih sayang, lalu mengingatkan :

“Nak, apakah kamu mau nilai rapot mu merah ?”
“tentu tidak, Bu”
“Apakah dengan bermain game play station nilaimu akan lebih baik, nak ?”
“hmm... tentu tidak, Bu”
“Apakah kamu mau jika tinggal kelas ? “
“Tidak, Bu”
“Jadi, bagaimana mainya sesudah ulangan saja, dan sekarang saatnya belajar. “

Jadi, contoh kasus komunikasi yang efektif diatas dapat membantu anda dan masalah komunikasi yang anda alami. Komunikasi memang mudah, jika ada pengetahuan dan empati yang melandasinya.







Bentuk Bentuk Komunikasi

n  Komunikasi Intra personal
n  Komunikasi Interpersonal
n  Komunikasi Kelompok
n  Komunikasi Organisasi
n  Komunikasi Massa

Komunikasi intra personal
Hal ini menyangkut proses disaat  menerima stimulisasi dari lingkungan untuk kemudian melakukan proses internalisasi. Hal ini sering dijelaskan dengan proses ketika seseorang melakukan proses persepsi, yaitu proses ketika seseorang mengintrepretasikan dan memberikan makna pada stimulisasi atau objek yang diterima panca inderanya.

Komunikasi Interpersonal
Secara umum komunikasi antar pribadi dapat diartikan sebagai proses
pertukaran makna orang-orang yang saling berkomunikasi.
n  Pertama, K.A.P dimulai dengan diri pribadi (self). Berbagai persepsi komunikasi yang menyangkut pengamatan dan pemahaman berangkat dari diri sendiri.
n  Kedua KAP bersifat transaksional, hal ini mengacu pada tindakan pihak-pihak yang berkomunikasi secara serempak mengirim dan menerima pesan.
n  Ketiga KAP, mencangkup isi pesan dan hubungan yang bersifat pribadi (intimacy). Maksudnya, KAP tidak hanya sekedar berkenaan dengan isi pesan, tapi juga menyangkut siapa partner kita dalam berkomunikasi.
n  Keempat  KAP mensyaratkan adanya kedekatan fisik anatar pihak-piha yang berkomunikasi.
n  Kelima partisipan dalam KAP terlibat secara interdependent atau saling bergantung satu dengan lainnya.
n   Komunikasi tidak dapat diubah atau diulang, jika kita sudah salah mengucapkan sesuatu kepada lawan bicara kita, mungkin kita bisa minta maaf, tetapi tidak berarti menghapus apa yang pernah kita ucapkan.

Komunikasi Kelompok
Secara umum komunikasi kelompok dapat diartikan sebagai interaksi tatap
muka dari tiga atau lebih individu guna memperoleh maksud dan tujuan yang
dikehendaki. Seperti berbagi informasi, pemeliharaan diri (self maintenance)
atau pemecahan masalah, sehingga menumbuhkan karakteristik pribadi
masing-masing anggotanya.
n  Pertama tatap muka, mengandung makna bahwa dalam komunikasi kelompok setiap anggotanya harus dapat melihat dan mendengan anggota lainnya.
n  KeduajJumlah partisipan dalam komunikasi kelompok berkisar tiga orang atau lebih. 
n  Ketiga maksud dan tujuan dari komunikasi kelompok adalah untuk berbagi informasi, dan pemeliharaan diri (self maintenance). Jika tujuan komunikasi kelompok adalah berbagi informasi, maka komunikasi yang dilakukan adalah dimaksudkan untuk menanamkan pengetahuan. Jika tujuannya untuk pemeliharaan diri biasanya komunikasinya dituyjuan sebagai pemuasan kebutuhan pribadi anggota-anggotanya.
n  Keempat kemampuan anggota untuk menumbuhkan karakteristik personal anggota lainnya. Maksudnya adalah secara tidak langsung masing-masing anggota berhubungan tidak saja dalam konteks kelompok, tetapi juga melibatkan sentuan antar pribadi.




Komunikasi Organisasi
Komunikasi organisasi secara sederhana dapat didefinisikan sebagai  komunikasi antar manusia (human communication) yang terjadi dalam  konteks organisasi.
Dari pengertian tersbut, maka kita dapat memahami bahwasannya
komunikasi organisasi adalah proses komunikasi yang
berlangsung secara formal maupun non formal dalam sebuah
system yang disebut organisasi. Yang bentuknya bisa
diidentifikasikan dalam :
-          Downward Communication
-          Upward Communication
-          Horizontal Communication.

Komunikasi Massa
Suatu proses dimana organisasi media memproduksi dan
menyebarkan pesan kepada public secara luas. Disisi lain
komunikasi massa juga diartikan sebagai proses
komunikasi dimana, pesan dari media dicari, digunkan dan
dikonsumsi oleh audiens.
Dari batasan singkat tersebut, kita dapat melihat
bahwasannya karakteristik utama komunikasi massa
adalah adanya media massa sebagai alat dalam
penyebaran pesannya.


Teori Komunikasi
Teori komunikasi pada dasar nya dibutuhkan dalam menerapkan suatu komunikasi.teori komunikasi sebagai penjelas dan pemberi suatu informasi terhadap objek objek komunikasidan agar supaya para komunikan bisameyerap dengan sangat apa yang disampaikan oleh komunikator adapun yang sangat dibutuhkan dalam komunikasi termasuk dalam menerapkan teori komunikasi adalah komunikator, media, pesan. Dan dari kesekian element komunikasi yang paling penting dalam proses berkomunikasi adalah seseorang komunikator jika komunikator sendiri handal maka umpan baliknya akan tercapai dengan baik. Dan yang paling penting dalam teori komunikasi adalah bagaimana kita buisa membangun komunikasi tersebut dengn baik dan jelas.



Sumber :











Tidak ada komentar:

Posting Komentar