Kamis, 19 November 2015

KOMUNIKASI



Komunikasi
Pengertian komunikasi adalah suatu proses seseorang dimana beberapa orang, kelompok, organisasi, dan masyarakat menciptakan informasi komunikasi agar terhubung dengan lingkungan dan orang lain. Pada umumnya, komunikasi dilakukan langsung secara lisan yang dapat dimengerti oleh kedua belah pihak apabila kedua bahasa tidak dapat dimengerti oleh keduanya, komunikasi ini masih dapat dilakukan dengan menggunakan bahasa badan atau gerak gerik badan. Secara tidak langsung komunikasi itu suatu proses penyampaian informasi sebuah pesan dari satu pihak kepihak yang lain. Dalam organisasi juga membutuhkan  komunikasi dimana orang yang bekerja dalam organisasi saling mentransmisikan informasi dan menginterpretasikan artinyakomunikasi didalam organisasi diperoleh komunikasi yang efisien dan efektif sehingga tidak menimbulkan misscom ( miss communication ). Secara tidak langsung komunikasi yagn efisien sangat dibutuhkan karena sebagai proses dimana fungsi managemen seperti fungsi perencanaan, fungsi pengorganisasian, fungsi kepemimpinan, fungsi pengendalian dapat dicapai.

Proses dan Jenis Komunikasi
          Jika dimana didalam organisasi komunikasi tidak ada maka komunikasi tidak akan berjalan. Adanya komponen-komponen dalam komunikasi antara lain :
                Pengirim adalah seseorang yang mempunyai kebutuhan atau informasi serta mempunyai kepentinga mengkomunikasikan kepada orang lain.
Pengkodean adalah pengirim mengkodean informasi yang akan disampaikan ke dalam symbol atau isyarat.
Pesan yaitu dapat dalam segala bentuk biasanya dapat dirasakan atau dimengerti satu atau lebih dari indra penerima.
Saluran adalah cara mentrasmisikan pesan, misal kertas untuk surat, udara untuk kata-kata yang diucapkan.
Penerima adalah orang yang menafsirkan pesan penerima, jika pesan tidak disampaikan kepada penerima maka komunikasi tidak akan terjadi.
Penafsiran Kode adalah proses dimana penerima menafsirkan pesan dan menterjemahkan menjadi informasi yang berarti baginya. Jika semakin tepat penafsiran penerima terhadap pesan yang dimaksudkan oleh penerima, Maka semakin efektif komunikasi yang terjadi.
Umpan balik adalah pembalikan dari proses komunikasi dimana reaksi kominikasi pengirim dinyatakan.

         
Didalam organisasi sangat membutuhkan komunikasi. Adapun jenis jenis komunikasi dalam organisasi antra lain :
a.       Komunikasi formal dan informal
Komunikasi formal adalah komunikasi yang mengikuti rantai komando yang dicapai oleh hirarki wewenang. Komunikasi informal adalah komunikasi yang terjadi diluar dan tidak tergantung pada herarki wewenang. Komunikasi informal ini timbul karena adanya berbagai maksud, yaitu
- Pemuasan kebutuhan manusiawi,
- Perlawanan terhadap pengaruh yang monoton dan membosankan,
- Keinginan untuk mempengaruhi perilaku orang lain,
- Sumber informasi hubungan pekerjaan.
Jenis lain dari komunikasi informasi adalah adalah dasas-desusyang secara resmi tidak setuju. Desas-desus ini juga mempunyai peranan fungsional sebagai alat komunikasi tambahan bagi organisasi.
b. Komunikasi ke bawah, komunikasi ke atas dan komunikasi lateral
Komunikasi kebawah mengalir dari peringkat atas ke bawah dalam herarki. Komunikasi ke atas adalah berita yang mengalir darin peringkat bawah ke atas atas suatu organisasi. Komunikasi lateral adalah sejajar antara mereka yang berada tingkat satu wewenang.

c. komunikasi satu arah dan dua arah
Komunikasi satu arah, pengirim berita berkomunikasi tanpa meminta umpan balik, sedangkan komunikasi dua arah adalah penerima dapat dan memberi umpan balik.
Bagaimanapun juga keefektifan komunikasi organisasi dipengaruhi beberapa factor diantaranya :
1.      Saluran komunikasi formal
2.      Sruktur wewenang


Contoh kasus komunikasi
Anak dengan Ibu pada umum nya dalam komunikasi yang terjadi ibu dengan anak nya sudah terjadi sejak sang ibu mengandung anaknya tersebut. Secara tidak langsung terjadi semacam kontak batin anak dan ibunya dan juga fisik yang dirasakan oleh sang ibu melalui kontruksi sang anak melalui gerakan anak didalam perut ibu dengan sijabang bayi. Disitulah letak menarik nya komunikasi ibu dan anak tersebut karena sudah terjadi sejak awal awal masa mengandung.
Maka dari itu jika tidak adanya darah yang terjalin antara sang ibu dan anak yang dikandung nya maka dengan kata lain anak itu merupakan anak angkat atupun  anak tiri, dalam perkembangannya akan berbeda dengan komunikasi yang terjadi antara ibu yang melahirkan anak kandung dari rahimnya lalu dibesarkan sampai menjadi manusia dewasa.
Namun lebih yang spesifik membahas komunikasi ibu dan anak saat si anak memasuki masa masa remaja dimana saat remaja sianak ingin menemukan jati dirinya dengan melalui lingkungan disekitarnya, pada diusia mencari jati diri ini masih memiliki rasa sifat labil yang masih melekat oleh sang anak serta masa masa transisi dimana si anak mulai menemukan banyak hal baru dari lingkungan yang dilihatnya sangat menarik disitulah banyak hal baru yang sebelumnya tidak mereka ketahui saar masih anak anak. Maka dari itu komunikasi antara ibu dan anak sangatlah penting karena peran seorang ibu sangatlah penting di saat saat sang anak melaui masa remajanya.


Cara komunikasi dengan efektif dan tidak efektif
Komunikasi yang efektif secara tidak langsung harus memiliki keterampilan mendengarkan dan bertanya. Dalam proses berkomunikasi, seseorang harus mampu mendengarkan dan memahami dengan baik, kemudian mengajukan pertanyaan pertanyaan yang saling memiliki keterkaitan dan mengarah pada solusi untuk masing masing kedua belak pihak yang secara tidak langusng senang berkomunikasi. Tujuan utama dalam komunikasi yang efektif adalah win win solution. Tak ada satupun orang yang mau disalhkan, inilah konsep dasar dari komunikasi efektif. Maka dari itu komunikasi yang efektif itu jika masing masing pihak baik penyampaian maupun penerima komunikasi dapat menerima dengan baik dan jelas serta memahami komunikasi ke dua belah pihak maka akan menghasilkan perubahan sikap yang diinginkan. Sedangkan komunikasi yang tidak efektif tentu adalah sebaliknya.

Contoh komunikasi efektif ada seorang anak sedang bermain play station, sedangkan ia besok harus menghadap uts. Maka sang ibu mendekati anaknya tersebut dengan kasih sayang, lalu mengingatkan :

“Nak, apakah kamu mau nilai rapot mu merah ?”
“tentu tidak, Bu”
“Apakah dengan bermain game play station nilaimu akan lebih baik, nak ?”
“hmm... tentu tidak, Bu”
“Apakah kamu mau jika tinggal kelas ? “
“Tidak, Bu”
“Jadi, bagaimana mainya sesudah ulangan saja, dan sekarang saatnya belajar. “

Jadi, contoh kasus komunikasi yang efektif diatas dapat membantu anda dan masalah komunikasi yang anda alami. Komunikasi memang mudah, jika ada pengetahuan dan empati yang melandasinya.







Bentuk Bentuk Komunikasi

n  Komunikasi Intra personal
n  Komunikasi Interpersonal
n  Komunikasi Kelompok
n  Komunikasi Organisasi
n  Komunikasi Massa

Komunikasi intra personal
Hal ini menyangkut proses disaat  menerima stimulisasi dari lingkungan untuk kemudian melakukan proses internalisasi. Hal ini sering dijelaskan dengan proses ketika seseorang melakukan proses persepsi, yaitu proses ketika seseorang mengintrepretasikan dan memberikan makna pada stimulisasi atau objek yang diterima panca inderanya.

Komunikasi Interpersonal
Secara umum komunikasi antar pribadi dapat diartikan sebagai proses
pertukaran makna orang-orang yang saling berkomunikasi.
n  Pertama, K.A.P dimulai dengan diri pribadi (self). Berbagai persepsi komunikasi yang menyangkut pengamatan dan pemahaman berangkat dari diri sendiri.
n  Kedua KAP bersifat transaksional, hal ini mengacu pada tindakan pihak-pihak yang berkomunikasi secara serempak mengirim dan menerima pesan.
n  Ketiga KAP, mencangkup isi pesan dan hubungan yang bersifat pribadi (intimacy). Maksudnya, KAP tidak hanya sekedar berkenaan dengan isi pesan, tapi juga menyangkut siapa partner kita dalam berkomunikasi.
n  Keempat  KAP mensyaratkan adanya kedekatan fisik anatar pihak-piha yang berkomunikasi.
n  Kelima partisipan dalam KAP terlibat secara interdependent atau saling bergantung satu dengan lainnya.
n   Komunikasi tidak dapat diubah atau diulang, jika kita sudah salah mengucapkan sesuatu kepada lawan bicara kita, mungkin kita bisa minta maaf, tetapi tidak berarti menghapus apa yang pernah kita ucapkan.

Komunikasi Kelompok
Secara umum komunikasi kelompok dapat diartikan sebagai interaksi tatap
muka dari tiga atau lebih individu guna memperoleh maksud dan tujuan yang
dikehendaki. Seperti berbagi informasi, pemeliharaan diri (self maintenance)
atau pemecahan masalah, sehingga menumbuhkan karakteristik pribadi
masing-masing anggotanya.
n  Pertama tatap muka, mengandung makna bahwa dalam komunikasi kelompok setiap anggotanya harus dapat melihat dan mendengan anggota lainnya.
n  KeduajJumlah partisipan dalam komunikasi kelompok berkisar tiga orang atau lebih. 
n  Ketiga maksud dan tujuan dari komunikasi kelompok adalah untuk berbagi informasi, dan pemeliharaan diri (self maintenance). Jika tujuan komunikasi kelompok adalah berbagi informasi, maka komunikasi yang dilakukan adalah dimaksudkan untuk menanamkan pengetahuan. Jika tujuannya untuk pemeliharaan diri biasanya komunikasinya dituyjuan sebagai pemuasan kebutuhan pribadi anggota-anggotanya.
n  Keempat kemampuan anggota untuk menumbuhkan karakteristik personal anggota lainnya. Maksudnya adalah secara tidak langsung masing-masing anggota berhubungan tidak saja dalam konteks kelompok, tetapi juga melibatkan sentuan antar pribadi.




Komunikasi Organisasi
Komunikasi organisasi secara sederhana dapat didefinisikan sebagai  komunikasi antar manusia (human communication) yang terjadi dalam  konteks organisasi.
Dari pengertian tersbut, maka kita dapat memahami bahwasannya
komunikasi organisasi adalah proses komunikasi yang
berlangsung secara formal maupun non formal dalam sebuah
system yang disebut organisasi. Yang bentuknya bisa
diidentifikasikan dalam :
-          Downward Communication
-          Upward Communication
-          Horizontal Communication.

Komunikasi Massa
Suatu proses dimana organisasi media memproduksi dan
menyebarkan pesan kepada public secara luas. Disisi lain
komunikasi massa juga diartikan sebagai proses
komunikasi dimana, pesan dari media dicari, digunkan dan
dikonsumsi oleh audiens.
Dari batasan singkat tersebut, kita dapat melihat
bahwasannya karakteristik utama komunikasi massa
adalah adanya media massa sebagai alat dalam
penyebaran pesannya.


Teori Komunikasi
Teori komunikasi pada dasar nya dibutuhkan dalam menerapkan suatu komunikasi.teori komunikasi sebagai penjelas dan pemberi suatu informasi terhadap objek objek komunikasidan agar supaya para komunikan bisameyerap dengan sangat apa yang disampaikan oleh komunikator adapun yang sangat dibutuhkan dalam komunikasi termasuk dalam menerapkan teori komunikasi adalah komunikator, media, pesan. Dan dari kesekian element komunikasi yang paling penting dalam proses berkomunikasi adalah seseorang komunikator jika komunikator sendiri handal maka umpan baliknya akan tercapai dengan baik. Dan yang paling penting dalam teori komunikasi adalah bagaimana kita buisa membangun komunikasi tersebut dengn baik dan jelas.



Sumber :











Selasa, 20 Oktober 2015

Managemen dan Organisasi

Pengertian organisasi
Organisasi adalah susunan dan aturan dari berbagai bagian atau kelompok sehingga membentuk kesatuan yang teratur. Organisasi adalah kesatuan social yang memiliki identitas yang tegas, daftar anggota yang terperinci,bersosialisasi terhadap sesama,  program kegiatan yang jelas, dan prosedur penggantian anggota per divisi. Organisasi harus lah secara sadar kritis terbangun dalam visi dan misi didalam nya.  Peraturan perdivisi haruslah mencapai beberapa tujuan yang telah di tetapkan melalui alokasi fungsi dan tanggung jawab perdivisi.
Berdasarkan pengertian organisasi diatas dapat diambil beberapa poin penting yaitu :
1.     Kritis
2.     Kerjasama dalam menjalani program kegiatan perdivisi
3.     Tujuan bersama atau bersosialisasi terhadap sesama
4.     Sistem koordinasi kegiatan
5.     Pembagian tugas dan tanggung jawab perdivisi
Salah satu hasil Organisasi yg wajib dalam pedomaan operasional dimana isinya mencakup :
1.     Kepengurusan
1.1  Reshufle
-         Definisi
-         Mekanisme
1.2  Perombakan
-         Definisi
-         Tata cara
1.3  Regenerasi
-         Syarat menjadi anggota organisasi seperti apa ?
-         Definisi
-         Tatacara




2.     Keanggotaan
2.1  Anggota Aktif (definisi)
2.2  Anggota Pasif (definisi)
2.3  Mekanisme

3.     Mujur LUBI
-         Pencabutan hak ketua atau wakil
-         Kondisi pemecatan ketua
-         Pengunduran ketuan dan wakil


Pengertian Manajemen
Manajemen adalah seni menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain. Definisi Mary Parker Follet ini berarti bahwa seorang manajer bertugas mengatur dan mengarahkan orang lain untuk mencapai tujuan organisasi. Ricky W. Griffin mendefinisikan manajemen sebagai sebuah proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran secara efektif dan efesien. Efektif berarti bahwa tujuan dapat dicapai sesuai dengan perencanaan, sementara efisien berarti bahwa tugas yang ada dilaksanakan secara benar, terorganisir, dan sesuai dengan jadwal. Manajemen belum memiliki definisi yang mapan dan diterima secara universal.
Setiap manusia dalam pejalanan hidupnya selalu menjadi anggota dari beberapa macam organisasi, sepeti organisasi sekolah, perkumpulan olahraga, kelompok musik, militer ataupun organisasi perusahaan. Organisasi-organisasi ini mempeunyai kesamaan dasar walaupun dapat berbeda satu dengan yang lain dalam beberapa hal. Dari sini terlihat bahwa dalam mengelola suatu organisasi itu mereka harus melakukannya secara profesional ataupun secara sederhana.
Ini menunjukkan bahwa ilmu manajemen bersifat universal, dan mempergunakan kerangka ilmu  pengetahuan yang sistematis, mencakup kaidah-kaidah, prinsip-prinsip  dan konsep-konsep yang cenderung benar  dalam semua situasi manajerial. Hal ini terbukti bahwa  ilmu  manajemen   dapat diterapkan dlam semua organisasi manusi, seperti perusahaan, pemerintah, pendidikan, sosial, keagamaan dan lain-lain. Manajemen dibutuhkan oleh semua organisasi, karena tanpa manajemen, semua  usaha  sia-sia  dan pencapaian tujuan akan lebih sulit. Disini jelas bahwa manajemen sangatlah dibutuhkan dalam suatu organisasi.





Pengertian Tata kerja
Tata kerja adalah pembentukan sebuah struktur kerja yang di susun dengan membentuk badan utama yang bertugas membuat skat skat bagian dari sebuahorganisasi atau anggota kelompok.
Contoh :
– Stabilitas : maksudnya bahwa system tata kerja itu harus
mengandung unsur tetap sehingga menjamin kelancaran dan kemantapan
kerja.
– Fleksibilitas : artinya bahwa dalam pelaksanaanya tidak kaku tetapi harus
luwes yaitu masih memungkinkan diadakannya saling pergantian
tugas.
Contoh :
Salah seoerang tidak masuk atau kebetulan salah satu mesin macet, maka pekerjaan harus tetap dapat terlaksana dan diselesaikan.

Ciri ciri organisasi
Sebelum kita masuk ke ciri ciri organisasi kita harus memahami apa itu organisasi atau ber organisasi. Organisasi adalah adalah wadah atau aspirasi kelompuk individu untuk berinteraksi dalam wewenang tertentu. Organisasi yang dibentuk terdiri dari berbagai kelompok yang memiliki kepentingan bersama untuk mencapai tujuan tertentu secara bersama. . Organisasi sendiri harus  memiliki identitas yang tegas, daftar anggota yang terperinci,bersosialisasi terhadap sesama,  program kegiatan yang jelas, dan prosedur penggantian anggota per divisi
Siapapun memerlukan pengalaman dalam organisasi ini dikarenakan manusia adalah makhluk sosial yang pasti akan berinteraksi dengan sesama. Bekerja sama dengan divisi masing masing  maka program kerja akan terasa lebih ringan. Selain itu program kerja atau tugas akan lebih cepat terselesaikan dibandingkan kita hanya bekerja seorang diri.

Dan disini pembahasan kita tentang ciri-ciri organisasi diantara lain :
- Adanya komponen per divisi.
- Adanya kerja sama per divisi.
- Adanya tujuan ber organisasi.
- Adanya sasaran untuk menyelesaikan program kerja ( PROKER )
- Adanya keterikatan format dan tata tertib yang harus ditaati oleh setiap divisi dan kelompok organisasi sendiri.
- Adanya Agenda atau pendelegasian wewenang dan koordinasi tugas-tugas setiap program kerjanya.

·         Dengan adanya cirri cirri  organisasi maka program kerja dan kedudukan setiap masing-masing divisi atau pihak hubungan satu dengan yang lain akan dapat lebih jelas, dengan demikian kesimpulan dobel pekerjaan dan sebagainya akan dapat di hindarkan. Dengan kata lain tanpa orang yang baik mereka akan bingung tentang apa tugas-tugasnya dan bagaimana hubungan antara yang satu dengan yang lain. Dan tanpa organisasi kita tidak akan lebih maju dalam menjalan program kerja individu maupun per kelompok tanpa disadari organisasi itu penting untuk kita dan kelompok organisasi itu sendiri
·         Ada tujuan tertentu, artinya : Betapa pentingnya kemampuan mengorganisasi bagi seorang manajer. Suatu perencana yang kurang baik tetapi organisasinya baik akan cenderung lebih baik hasilnya dari pada perencanaan yang baik tetapi organisasi tidak baik.

Unsur unsur organisasi
Setiap bentuk organisasi akan mempunyai unsur unsur tertentu, yang antara lain sebagai berikut :
1.      Sebagai wadah atau aspirasi setiap tempat untuk bekerja sama
Organisasi adalah susunan dan aturan dari berbagai bagian atau kelompok sehingga membentuk kesatuan yang teratur. Organisasi adalah kesatuan social yang memiliki identitas yang tegas, daftar anggota yang terperinci,bersosialisasi terhadap sesama,  program kegiatan yang jelas, dan prosedur penggantian anggota per divisi. Organisasi harus lah secara sadar kritis dalam membangun visi dan misi didalam nya.  Peraturan perdivisi haruslah mencapai beberapa tujuan yang telah di tetapkan melalui alokasi fungsi dan tanggung jawab perdivisi. Organisasi sendiri tempat menaruh wadah atau aspirasi kelompuk individu untuk berinteraksi dalam wewenang tertentu. Organisasi yang dibentuk terdiri dari berbagai kelompok yang memiliki kepentingan bersama untuk mencapai tujuan tertentu secara bersama.

2.      Proses kerja sama per divisi 
Suatu organisasi, selain merupakan tempat kerja sama juga merupakan program kerja sama sedikitnya antar dua orang. Dalam ber organisasi, jika kerja sama tersebut di lakukan dengan banyak orang, maka organisasi itu di susun harus lebih sempurna dengan kata lain proses kerja sama di lakukan dalam suatu organisasi, mempunyai kemungkinan untuk di laksanakan dengan lebih baik hal ini berarti tanpa suatu organisasi maka proses sama itu hanya bersifat sementara, di mana hubungan antar kerja sama antara pihak-pihak bersangkutan kurang dapat diatur dengan sebaik-baiknya.

      3. Jelas tugas kedudukannya masing-masing
Dengan adanya organisasi maka program kerja dan kedudukan masing-masing orang atau pihak hubungan satu sama dengan yang lain akan dapat lebih jelas, dengan demikian kesimpulan dobel pekerjaan dan sebagainya akan dapat di hindarkan. Dengan kata lain tanpa orang yang baik mereka akan bingung tentang apa program kerja atau tugas tugas nya dan bagaimana hubungan antara yang satu dengan yang lain.


4. Ada tujuan tertentu
Betapa pentingnya kemampuan mengorganisasi bagi seorang manajer atau suatu kelompok organisasi . Sebuah perencana yang kurang baik tetapi organisasinya baik akan cenderung lebih baik hasilnya dari pada perencanaan yang baik tetapi tidak baik. Selain itu dengan cara mengorganisasi secara baik akan mendapat keuntungan antara lain sebagai berikut :
- Pelaksanaan tugas pekerjaan mempunyai kemungkinan dapat dilaksanakan secara efisien dan efektif.

Organisasi juga mempunyai unsur-unsur pendukung agar bisa berjalan dan terlaksana, berikut unsur-unsur organisasi :

Man
Man (orang-orang), dalam kehidupan organisasi atau ketatalembagaan sering disebut dengan istilah devisi. Devisi terdiri dari salah satu organisasi  semua anggota atau warga organisasi, yang menurut fungsi dan tingkatannya terdiri dari unsur pimpinan (administrator) sebagai unsur pimpinan tertinggi dalam organisasi, para manajer yang memimpin suatu unit satuan kerja sesuai dengan fungsinya masing-masing dan para pekerja (nonmanagement/workers). Semua itu secara bersama-sama merupakan kekuatan manusiawi (man power) organisasi.

Kerjasama
Kerjasama merupakan suatu perbuatan bantu-membantu akan suatu perbuatan yang dilakukan secara bersama-sama untuk mencapai tujuan bersama. Oleh karena itu, semua anggota atau semua warga yang menurut tingkatan-tingkatannya dibedakan menjadi administrator, manajer, dan pekerja (workers), secara bersama-sama merupakan kekuatan manusiawi (man power) organisasi.

Tujuan Bersama
Tujuan merupakan arah atau sasaran yang dicapai. Tujuan menggambarkan tentang apa yang akan dicapai atau yang diharapkan. Tujuan merupakan titik akhir tentang apa yang harus dikerjakan. Tujuan juga menggambarkan tentang apa yang harus dicapai melalui prosedur, program kerjaa, pola (network).

Peralatan (Equipment)
Unsur yang keempat adalah peralatan atau equipment yang terdiri dari semua sarana, berupa materi, mesin-mesin, uang, dan barang modal lainnya (tanah, gedung/bangunan/kantor).

Lingkungan (Environment)
Faktor lingkungan misalnya keadaan sosial, budaya, ekonomi, dan teknologi. kebijaksanaan (policy), strategi, anggaran (budgeting), dan peraturan-peraturan (regulation) yang telah ditetapkan. Dan juga beberapa tujuan tertentu,

Pemahaman Unsur-Unsur Organisasi
Unsur-unsur dasar organisasi dipahami secara selektif untuk menciptakan evaluasi dan reaksi yang menunjukan apakah yang dimaksud oleh setiap unsur dasar tersebut dan seberapa baik unsur-unsur ini beroperasi bagi kebaikan anggota organisasi.
  1. Nilai hukum dan peraturan tersebut
  2. Kegiatan-kegiatan yang dikenai hukum dan peraturan tersebut



Kepuasan Komunikasi Organisasi
Kepuasan atas komunikasi kadang-kadang dikacaukan dengan iklim komunikasi , alasannya adalah bahwa iklim, merupakan fungsi dari bagaimana kepuasan anggota terhadap komunikasi dalam organisasi. Kepuasan menggambarkan suatu konsep individu dan konsep mikro sedangkan iklim merupakan konsep makro dan konsep gabungan.
Kepuasan juga menggambarkan evaluasi atas suat keadaan internal afektif, sedangkan iklim merupakan deskripsi kondisi eksternal bagi indivivu. Iklim terdiri dari suatu citra gabungan entitas atau fenomena global, seperti komunikasi atau organisasi. Kepuasan menggambarkan reaksi afektif individu ata shasil-hasil yang dinginkan yang berasal dari komunikasi yang terjadi dalam organisasi.
Istilah kepuasan komunikasi digunakan untuk menyatakan keseluruhan tingkat kepuasan yang di rasakan pegawai dalam lingkungan awl komunikasinya. Meskipun komunikasi terlihat bertumpang tindih dengan iklim komunikasi.Kepuasan komunikasi ini cenderung memperkaya gagasan iklim dengan menyoroti tingkat individu dan pribadi.

TEORI ORGANISASI 
adalah teori yang mempelajari kinerja dalam sebuah organisasi, Salah satu kajian teori organisasi, diantaranya membahas tentang bagaimana sebuah organisasi menjalankan fungsi dan mengaktualisasikan visi dan misi organisasi tersebut. Selain itu, dipelajari bagaimana sebuah organisasi mempengaruhi dan dipengaruhi oleh orang didalamnya maupun lingkungan kerja organisasi tersebut.
Teori organisasi sendiri mencangkup studi tentang bagaimana organisasi menjalankan fungsinya dan bagaimana mereka mempengaruhi dan dipengaruhi oleh orang-orang yang bekerja di dalamnya ataupun masyarakat di lingkup kerja mereka.
Ada banyak masalah yang dihadapi organisasi (kompleks) dan memerlukan pemecahan tersendiri sehingga muncul berbagai kajian untuk lebih memahami efektivitas organisasi Teori organisasi Muncul pada abad 19 dilatarbelakangi oleh Revolusi Inggris dan lahirnya perusahaan raksasa di Amerika Serikat.


CONTOH NYATA ORGANISASI
Himpunan Mahasiswa Sistem Informasi
Himpunan ini sebagai wadah atau aspirasi seluruh mahasiswa sistem informasi di gunadarma khusus nya. Organisasi ini memimliki susunan dan aturan dari berbagai bagian atau kelompok sehingga membentuk kesatuan yang teratur. Organisasi adalah kesatuan social yang memiliki identitas yang tegas, daftar anggota yang terperinci,bersosialisasi terhadap sesama,  program kegiatan yang jelas, dan prosedur penggantian anggota per divisi. Organisasi harus lah secara sadar kritis dalam membangun visi dan misi didalam nya.  Peraturan perdivisi haruslah mencapai beberapa tujuan yang telah di tetapkan melalui alokasi fungsi dan tanggung jawab perdivisi. Organisasi sendiri tempat menaruh wadah atau aspirasi kelompuk individu untuk berinteraksi dalam wewenang tertentu. Organisasi yang dibentuk terdiri dari berbagai kelompok yang memiliki kepentingan bersama untuk mencapai tujuan tertentu secara bersama.
Team work bisa diartikan kerja tim atau kerjasama, team work atau kerja sama tim merupakan bentuk program kerja kelompok dengan keterampilan yang saling melengkapi serta berkomitmen untuk mencapai target yang sudah disepakati sebelumnya untuk mencapai tujuan bersama secara efektif dan efisien. Harus disadari bahwa teamwork merupakan peleburan berbagai pribadi yang menjadi satu pribadi untuk mencapai tujuan bersama. Tujuan tersebut bukanlah tujuan pribadi, bukan tujuan ketua tim, bukan pula tujuan dari pribadi yang paling populer di tim. Dalam sebuah tim yang dibutuhkan adalah kemampuan untuk saling bergandeng-tangan menyelesaikan pekerjaan. Bisa jadi satu orang tidak menyelesaikan pekerjaan atau tidak ahli dalam pekerjaan A, namun dapat dikerjakan oleh anggota tim lainnya. Inilah yang dimaksudkan dengan kerja tim, beban dibagi untuk satu tujuan bersama.
Salah satu contoh hasil Organisasi yg wajib dalam pedomaan operasional dimana isinya mencakup :
4.      Kepengurusan
4.1    Reshufle
-          Definisi
-          Mekanisme
4.2    Perombakan
-          Definisi
-          Tata cara
4.3    Regenerasi
-          Syarat menjadi anggota organisasi seperti apa ?
-          Definisi
-          Tatacara
5.      Keanggotaan
5.1    Anggota Aktif (definisi)
5.2    Anggota Pasif (definisi)
5.3    Mekanisme




6.      Mujur LUBI
-          Pencabutan hak ketua atau wakil
-          Kondisi pemecatan ketua
-          Pengunduran ketuan dan wakil

Dalam pengambilan keputusan dibidang manajerial, seorang pemimpin harus memperhatikan segala aspek yang melatarbelakangi sebuah permasalahan yang harus diberikan jalan keluar. Ketrampilan seorang pemimpin dalam hal ini harus selalu diasah karena permasalahan yang muncul akan semakin kompleks dan semakin membutuhkan pertimbangan yang matang. Dibutuhkan kebijaksanaan dalam mengambil keputusan-keputusan penting, tetapi resiko dari keputusan yang telah diambilpun harus bisa diterima oleh semua kalangan. Oleh karena itu penting untuk seorang pemimpin memperhatikan detail dari semua aspek yang ada, sebisa mungkin sebuah keputusan harus diambil untuk kebaikan dan keadilan semuanya.

Menurut kamus besar Bahasa Indonesia, kata Implikasi berarti akibat. Kata Implikasi sendiri dapat merujuk ke beberapa aspek yaitu salah satunya yang dibahas saat ini adalah manajerial atau manajemen.

SUMBER :